Satu Tahun Keputusan Rektor UM Nomor 13.5.1/UN32/PP/2015

car free dayCar Free Day, terjemahan bebasnya hari bebas berkendara bermotor (HBKB) bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat (:kampus) untuk menurunkan ketergantungannya terhadap kendaraan bermotor (wikipedia.org). Di tempat kita, secara periodik setiap hari Jumat, sudah dilaksanakan sejak 13 Mei 2015 dengan ditetapkannya Keputusan Rektor Nomor 13.5.1/UN32/PP/2015 tentang hari Bebas Kendaraan Bermotor di Kampus Universitas Negeri Malang.

Dalam keputusan tersebut Car Free Day tidak hanya sekedar menurunkan ketergantungan terhadap kendaraan bermotor, memberikan pembelajaran kepada warga kampus. Tetapi lebih dari itu kita ingin menyediakan ruang publik bagi masyarakat kampus Universitas Negeri Malang (baik Kampus I, II, dan III) yang nyaman, sehat, dan bebas dari kendaraan bermotor, fokusnya kita ingin memberikan pelayanan (to serve).

Banyak sudah suka dan duka perjalanan pelaksanaan keputusan tersebut (terutama unit terkait). Dengan segala daya dan upaya telah dilakukan pembenahan, perbaikan, mulai dari penyediaan infrastruktur hingga upaya menyediakan becak “gratis” dan sepeda angin. Tujuannya jelas agar supaya ” car free day is enjoyable “. Sekali lagi kita ingin memberikan pelayanan (to serve) terbaik.

Sejak tanggal 23 Mei sampai dengan 28 Mei 2016, Universitas Negeri Malang (di Kampus I) telah dipercaya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai tempat penyelenggaraan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional Ke 24 Tahun 2016. Lagi-lagi kita berupaya untuk memberikan layanan (to serve) terbaik dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Pada hari ini, Jumat, 27 Mei 2016. Tetap dan haruskah kita menutup portal-portal jalan yang ada di Kampus I untuk Car Free Day?

Padahal pada Keputusan Rektor tersebut disebutkan pada diktum ketiga, “Dikecualikan dari ketentuan tersebut pada diktum KESATU dan KEDUA apabila ada Kegiatan Penting yang tidak dapat dipindahkan dan atau ditunda.

Apakah yang dibutuhkan untuk melaksanakan Keputusan Rektor tersebut dan pelaksanaan kegiatan LKS agar kita tetap memberikan pelayanan (to serve) yang terbaik?

-Supangat-

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *